Kamis, 19 Mei 2016

10 Kematian Paling Menyedihkan dalam Naruto (Part 1)


Kematian Paling Menyedihkan dalam Naruto


Sebelum manga Boruto: Naruto the Next Generations mulai diterbitkan 9 Mei lalu, muncul kabar yang tidak menyenangkan bahwa Naruto bakal mati di tengah cerita. Meskipun gosip mengenai Naruto mati bukan kali ini saja kami dengar, setahun lalu sebelum film Boruto Naruto the Movie ditayangkan juga banyak tersiar berita jika Naruto mati di tengah film tersebut. Pada akhirnya, Naruto tidak jadi mati, dan seakan berita tersebut sengaja disebar-luaskan untuk meningkatkan hype sebelum film dan manga Boruto dirilis.
Sedangkan dalam manga Boruto, karena apa yang ditampilkan masih simpang-siur, sekadar mimpi Boruto yang memberi petunjuk jika Naruto berhasil dikalahkan Kawaki. Jelas banyak yang tidak bisa menerima jika Naruto beneran mati, dan akan terjadi beberapa hal di tengah penggemar, atau kelanjutan cerita manga dan anime Naruto nantinya, mengingat dialah karakter utama, dan judul manga-nya ini menggunakan namanya.
Kematian Paling Menyedihkan dalam Naruto

Kematian itu pasti terjadi, dan kematian memang sesuatu yang menyedihkan dan emosional, dan kematian Naruto mungkin adalah kematian karakter paling emosional yang pernah ada. Namun jika benar Naruto tidak mungkin mati karena dialah karakter utama, maka karakter lainnya dalam cerita Naruto sepertinya tidak bisa lolos dari takdir, dan mendapat perlakuan yang sama seperti sang Hokage. Karena itulah di sepanjang cerita Naruto, kita sudah menjumpai banyak adegan kematian para shinobi dan kunoichi yang sanggup membuat emosi kalian bergejolak, serta bahkan menumpahkan air mata. Kematian siapakah yang paling emosional di tengah cerita Naruto, sehingga sampai membuat kalian menangis?
Jika Naruto mati itu pasti menyedihkan, namun kematian para shinobi dan kunoichi berikut ini yang menurut penulis paling menyedihkan. Menurut kalian apa kematian paling menyedihkan dalam Naruto? Tuangkan melalui kolom komentar di bawah ya! Artikel ini berlanjut ke bagian 2, yang bisa kalian baca dengan mengklik tautan berikut:

Kematian Paling Menyedihkan dalam Naruto


1
Kematian Zabuza dan Haku

Kematian Paling Menyedihkan dalam Naruto

Mungkin satu alasan kenapa kematian keduanya begitu menyedihkan adalah karena Zabuza adalah karakter favorit Eiichiro Oda. Bakan selama Land of Waves Arc, Arc yang menurut penulis terbaik dari cerita Naruto, Masashi Kishimoto sampai demam hampir setiap minggu selama menggambar arc tersebut. Arc tersebut memperlihatkan banyak hal menarik dari Naruto, seperti Sharingan Kakashi, Naruto dan Sasuke yang memiliki keterikatan, Kekkei Genkai-nya Haku, Sasuke membangkitkan Sharingan dan perubahan bentuk pertama Naruto menjadi Kyubi. Semua itu membuat kita menjadi makin terlibat dengan jalan ceritanya.
Selama arc tersebut kalian bisa melihat dalamnya persaan Naruto, bahkan pada musuh yang sanat kejam seperti Zabuza, yang telah membunuh semua murid lainnya di kelasnya hanya untuk bisa lulus. Naruto juga tidak sanggup menghabisi Haku, walaupun sebelumnya dia melihat Sasuke hampir terbunuh oleh mereka. Haku juga demikian, tidak bisa membunuh Naruto dan Sasuke dan menyerahkan hidupnya kepada Zabuza, bahkan pada saat kematiannya.
Zabuza-Haku-Naruto
Meskipun Zabuza dan Haku adalah tokoh antagonis, namun ternyata mereka masih memiliki hati. Ketika Zabuza menganggap Haku hanya sebagai pertahanan terakhir nya, ternyata Haku menganggap jika Zabuza adalah orang terpenting dan akhirnya berkorban nyawa demi menyelamtkan Zabuza. Kemudian ketika hampir mati, Zabuza meminta kepada Kakashi untuk menggendongnya hingga dekat dengan mayat Haku. Hal ini menunjukkan jika ternyata Zabuza juga menganggap Haku adalah orang yang sangat penting baginya.
Aku juga ingin melindungi orang yang kucintai – Haku
Gambar di atas cukup menggambarkan betapa Zabuza mencintai dan peduli kepada Haku, dia meminta maaf, dan berharap bisa bersama dengannya setelah kematian.

2
Kematian Sasori

Sasori-Naruto
Kematian yang tragis, karena Sasori terbunuh oleh puppet / boneka ayah dan ibunya, yang dikendalikan oleh nenek Chiyo. Boneka tersebut dia ciptakan untuk mendapatkan figur ayah dan ibu yang beitu diharapkannya. Sebelum Sasori meninggal, Chiyo mengatakan bahwa Sasori bisa saja menghindari serangan terakhir, tapi ia sengaja membiarkan dirinya untuk dibunuh. Dengan demikian, tampaknya seolah-olah Sasori memilih untuk mati dalam pelukan kasih orang tuanya. Sebuah penghormatan terakhir untuk Sasori.

3
Kematian Nenek Chiyo

Lady-Chiyo-Naruto
Kematian nenek Chiyo adalah wujud dari penebusan atas kesalahan, khususnya untuk memmperbaiki tatanan ideologi lama desa Sunagakure yang terlalu kaku atas batasan kemanusiaan. Nenek chiyo telah melakukan satu hal yang pada akhirnya merupakan pengakuan kesalahan ideologi Sunagakure dan satu hal lagi adalah penyesalannya atas akibat dari perang.
Kedua hal itu adalah menanamkan Bijuu Shukaku kedalam rahim ibunya Gaara sehingga melahirkan Jinchuriki berama Gaara (Kazekage V), dan satu hal lagi adalah kehilangan anak, menantu dan akhirnya cucunya yang kemudian berkhianat dan menjadi anggota Akatsuki.
Setelah kemudian ia bertarung dengan Sasori (cucunya sendiri) bersama Sakura, ia kemudian berkumpul dengan Team penyelamat Gaara, saat itu ia melihat Gaara sudah meninggal, dan ia mulai menggunakan jurus terlarang, yaitu Life transfer sehingga menyebabkan Gaara hidup kembali dengan imbalan kematian dirinya.
Lady-Chiyo-Naruto-2
Menjelang kematiannya, Nenek Chiyo berpesan kepada Naruto, Sakura dan secara tidak langsung kepada Gaara untuk berusaha sekuat tenaga menciptakan tatanan dunia ninja yang baru yang lebih memperhatikan perdamaian.

4
Kematian Hiruzen Sarutobi

Hiruzen-Naruto

Kejadian ini saat Sarutobi melawan Orochimaru untuk menyelamatkan Konoha dari serangan desa Oto dan Suna. Sarutobi dan Orochimaru mengeluarkan kemampuan mereka masing-masing. Dan di tengah-tengah pertarungan, Orochimaru mengeluarkan jutsu terlarang Edo Tensei, lalu dia membangkitkan Hokage 1 dan 2 untuk melawan Sarutobi, yang tidak lain murid mereka sendiri. Hal itu akhirnya memaksa Sarutobi sendiri mengeluarkan jutsu terlarang lainnya, Fuinjutsu: Shiki Fuujin (Teknik Dewa Kematian) dan mengorbankan dirinya untuk mengisap roh Edo Tensei Hokage 1 dan 2, sekaligus juga untuk membunuh Orochimaru.
Namun sayangnya, jutsu itu hanya “mengambil” tangannya, dan tidak sempat membunuh Orochimaru. Hokage ketiga meninggal dalam pertempuran untuk melindungi desa tercintanya. Ia dibunuh oleh mantan murid yang disayanginya, bahkan lebih dari anaknya sendiri. Tapi dia menjalani hidupnya itu tanpa penyesalan. Dia yakin dengan memberikan kepercayaan dalam Semangat Api (Will of Fire) untuk generasi berikutnya. Dia yang peduli untuk semua orang di desanya, dia yang mau melindungi mereka, walaupun harus dibayar dengan hidupnya.

5
Kematian Uchiha Obito

Obito-Naruto
Dia memang bangkit kembali nantinya, namun bukan berarti adegan kematiannya yang pertama tidak membuat siapa pun langsung baper. Kematian (pertama) Obito ini terjadi di sebuah Gua, ketika dia menolong Kakashi dan Rin yang hampir ditimpa batu besar. Akibatnya Obito tidak sempat menghindar dan malah tertimpa batu tersebut yang menghimpit separuh tubuhnya. Menjelang kematiannya, dia memberikan mata Sharingan miliknya sebagai hadiah untuk Kakashi, dengan dibantu oleh Rin sebagai ninja medis, menggunakan Iryo Ninjutsu miliknya dan mentransplantasikan Sharingan Obito ke mata kiri kakashi yang saat itu telah buta. Rin dan Kakashi langsung berurai air mata akan hal yang dialami pada Obito, seakan mereka tidak mau menerima, sampai akhirnya gua itu akhirnya runtuh bersama jasad Obito yang terkubur di dalamnya.

6
Kematian Minato Namikaze & Kushina Uzumaki

Minato-Kushina-Naruto


Pada saat Minato menghadapi Kyubi dengan menggunakan jutsu terlarang Shiki Fuujin dan menyegel sebagian chakra Kyubi di dalam Shiki Fuujin lalu menggunakan segel Eight Trigrams untuk menyegel Kyubi ke tubuh Naruto. Namun sebelum Kyubi tersegel, Kyubi berusaha membunuh Naruto menggunakan cakarnya. Namun istinya, Kushina maupun Minato, datang melindungi anaknya hingga keduanya yang tertusuk kuku Kyubi. Sungguh pengorbanan orangtua yang mengharukan.
Keduanya memilih mati demi melindungi anaknya dan desa tercintanya. Apalagi saat itu Kushina baru saja melahirkan Naruto, kondisinya belum pulih, dan dia juga tertusuk kuku Kyubi. Minato sendiri, yang sudah kehabisan banyak chakra dari pertarungannya dengan Madara, ditambah ikut tertusuk kuku Kyubi. Pengorbanan mereka, untuk Naruto begitu besar, dan saat-saat kematiannya sangat mengharukan. Selain Itachi, melihat saat-saat kematian pasangan yang hebat ini membuat penulis menangis.
Dan saat pertarungan akhir dengan Obito serta Madara, dimana mereka muncul kembali di hadapan Naruto, kami menyukai adanya Infinite Tsukuyomi. Seakan mimpi kita bisa dibaca oleh orang lain.



0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Blog Archive

Pages - Menu